Beranda » Jurnal Inspirator Guru Volume 2 » JURNAL PTK UNTUK GURU

JURNAL PTK UNTUK GURU

T Diposting oleh pada 28 Mei 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 110 kali

Volume 2 Nomor 1, November 2019
ISSN: 2654-2536

ANALISIS TEKS WACANA PERATURAN DAERAH KABUPATEN REJANG LEBONG
Oleh:
Komala Dewi
SMAN 2 Rejang Lebong

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji secara kritis isi wacana Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong, untuk mengetahui wacana tersebut sudah efektif dan sudah menggambarkan wacana yang komunikatif. Penelitian ini merupakan penelitian empiris (berdasarkan pengalaman atau pengamatan), menggunakan pendekatan struktur retorika. Peraturan Daerah ini dianalisis melalui analisis teks wacana. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dan metode penelitiannya adalah metode penelitian deskriptif. Data diambil dari Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong, nomor 18 tahun 2006. Tentang retrebusi tempat rekreasi dan olahraga. Kebenaran temuan melalui kebertautan secara logis atau kohesi antar bagian yang ditemukan. Kelogisan dan kebertautan (koherensi) antar bagian menjadi tolak ukur kualitas penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahasa Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong banyak menggunakan banyak kalimat pasif atau verba pasif di. Penggunaan konjungsi dan/atau, verba kopula adalah, kalimat definisi/pembatas, dan kalimat perincian terdiri dari. Kalimat dalam Peraturan Daerah ini adalah kalimat efektif, dan juga menggunakan kalimat yang komunikatif. Karena yang ada dalam Peraturan Daerah ini mudah dipahami oleh pembacanya tidak menimbulkan makna ganda (logis dan jelas). Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong ini menggunakan struktur retorika, yang terdiri dari: pendahuluan, isi, dan penutup.

Kata kunci: efektif, komunikatif, Peraturan Daerah
Download PDF

VARIASI BAHASA TUKUL ARWANA DI ACARA BUKAN EMPAT MATA TRANS 7 DIKAJI DARI TEORI ETNOGRAFI KOMUNIKASI DELL HYMES
Oleh:
Sigit Marteja
SMAN 1 Rejang Lebong

ABSTRAK
Dianalisis dari teori etnografi komunikasi Dells Hymmes. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Terdiri dari delapan tindak tutur: a. Latar/setting b. Partisipan/peserta c. Ends/berakhir d. bertindak e. Key/kunci f. Instrumen g. Norma h. Genre/aliran. Pada dasarnya, semua data penelitian diambil dari program “Bukan Empat Mata” di Jakarta Trans 7. Data tersebut berasal dari tindak tutur Tukul Arwana. Analisis data dilakukan secara seri sebagai berikut: Kodifikasi, redaksi data, penyajian data dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa Tukul Arwana memiliki karakteristik khusus (Indiosenkretik), yang berarti memiliki fungsi direktif, ekspresif, kontekstual, kontak, metalinguistik, dan puitis. Penggunaan bahan pembelajaran untuk siswa adalah kemampuan siswa kelas XI SMA untuk merespons program televisi.

Download PDF

PENINGKATAN PRESTASI SISWA MELALUI PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPA KELAS IV SD NO. 094109 RAYA PINANTAR KECAMATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN T.P 2019/2020
Oleh:
Erpenita Rismaria Sinaga
SD No. 094109 Raya Pinantar

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: upaya yang ditempuh untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan sumber belajar yang ada di lingkungan sekolah.
Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (Classrom Action Reserch), yaitu suatu bentuk penelitian berupa kerja sama antara peneliti, guru, dan siswa dan kepala sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan (guru dan siswa), tempat dan peristiwa proses pembelajaran tentang perkembangbiakan tumbuhan di SD Negeri 094109 Raya Pinantar Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat isimpulkan bahwa: Pada siklus I, kegiatan pembelajaran guru banyak menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan media apapun kecuali buku pelajaran IPA. Dari 35 siswa yang diteliti hanya 31 (4 siswa tidak hadri), diperoleh hasil 14 siswa tuntas dan 17 siswa belum tuntas atau hanya 45% murid yang tuntas pembelajarannya dengan nilai rata-rata 55.
Pada siklus II, kegiatan pembelajaran sudah mulai menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar. Guru masih sedikit canggung dan siswa belum terbiasa dengan metode seperti ini. Pada siklus II ini mulai terjadi peningkatan siswa yang tuntas dalam pembelajaran, dari 14 siswa (49%) menjadi 30 siswa 91% dengan nilai rata-rata 87.
Dari data di atas terjadi peningkatan persentase siswa yang tuntas dalam pembelajaran dari 49% menjadi 81%, dengan kriteria nilai KKM 70.

Kata kunci: Lingkungan sebagai sumber belajar
Download PDF

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS VII PADA MATERI PERBANDINGAN MELALUI MODEL TREFFINGER
Oleh:
Eti Kusmiati
SMPN 1 Cileunyi Kab. Bandung

ABSTRAK
Berdasarkan pengamatan awal dalam pembelajaran Matematika di kelas VII pada materi perbandingan diperoleh beberapa temuan, di antaranya sebagai berikut: 1. Pendekatan belajar yang diterapkan cenderung konvensional, dimana dalam proses pembelajarannya guru lebih mendominasi dan siswa pasif. Hal ini mengakibatkan aktivitas kreatif siswa tidak terjadi dan berkembang dengan baik. Selain itu, mengakibatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah tidak terlatih dan berkembang degan baik; 2. Seiring dengan rendahnya kreatifitas dan kemampuan siswa dalam memecahkan maslah, hasil belajarnya pun menjadi redah. Data awal menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kurang dari 50% yang mencapai ketuntasan. Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa rendahnya proses dan hasil belajar diakibatkan oleh faktor pendekatan belajar. Mengacu pada data tersebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di kelas VII pada materi perbandingan adalah dengan menerapkan pendekatan belajar yang dapat mendorong siswa untuk aktif dan kreatif dalam proses pembelajarannya. Selain itu, pendekatan belajar yang diterapkan juga harus mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Salah satu pendekatan belajar yang memiliki karakteristik demikian adalah model treffinger. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini dijabarkan dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut. “Apakah model treffinger dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di kelas VII pada materi perbandingan?”. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Model treffinger dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di kelas VII pada materi perbandingan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai rata-rata 70 dengan ketuntasan sebesar 70%. Sedangkan pada siklus 2 hasil belajar siswa mencapai rata-rata 80 dengan ketuntasan sebesar 90%. Jadi, secara keseluruhan telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 10 secara rata-rata dan 20% secara ketuntasan.

Kata Kunci: “Hasil Belajar, Matematika, Model treffinger”
Download PDF

PENGGUNAAN MEDIA FILM RELIGI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG IMAN KEPADA HARI AKHIR PADA SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 CIBEBER TAHUN AJARAN 2016/2017
Oleh:
Itang Ruhiyat
SMAN 1 Cibeber

ABSTRAK
Film merupakan salah satu media yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Alasan rasional penggunaan film adalah karena film merupakan salah satu media yang paling popular dan digemari karena sifat hiburannya serta memiliki kekuatan pada ceritanya, semakin baik ceritanya, semakin baik pula dalam menyampaikan pesan, sehingga sangat bagus bila digunakan untuk menyampaikan pesan. Oleh karena itu, peneliti berusaha menggunakan media pembelajaran berupa film religi ketika memberikan pembelajaran tentang Iman kepada hari akhir.
Berdasarkan paparan permasalahan di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Penggunaan Media Film Religi Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Iman Kepada Hari Akhir Pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Cibeber Tahun Ajaran 2016/2017 “
Dari hasil belajara siswa yang terus meningkat dari pra siklus hingga siklus 2. Pada pra siklus rata rata nilai siswa dalam pelajaran PAI hanya 70,2, dengan jumlah siswa yang tuntas belajar hanya 36 %. Kemudian pada siklus 1 rata rata nilai siswa dalam pelajaran PAI meningkat menjadi 77,5, dengan jumlah siswa yang tuntas belajar 63%. Pada siklus 2 rata rata nilai siswa dalam pelajaran PAI mencapai 84, dengan jumlah siswa yang tuntas belajar 100 %.Maka peneliti membuat kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan di kelas XII SMA Negeri 1 Cibeber Bekasi Tahun Ajaran 2016 – 2017 , yaitu: “Penggunaan Media Film Religi Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Iman kepada hari akhir Pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Cibeber Tahun Ajaran 2016/2017 “telah tepat sasaran dan berhasil dilaksanakan.

Kata Kunci : Media Film Religi, Pemahaman Siswa Tentang Iman Kepada Hari Akhir
Download PDF

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN TEKS ULASAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN PETA KONSEP PADA SISWA KELAS XII IPS 4 SMA NEGERI 1 CIBEBER TAHUN AJARAN 2017/2018
Oleh:
Rudy S. Y.
SMAN 1 Cibeber

ABSTRAK
Salah satu tujuan pembelajaran pada materi teks ulasan adalah siswa mampu menyusun teks ulasan dengan baik. Namun, tujuan tersebut menjadi masalah yang sulit bagi Kelas XII IPS 4 SMA Negeri 1 Cibeber, sebab banyak siswa yang kurang memahami bagaimana cara meyusun teks ulasan dengan penggunaan bahasa yang tepat.Rendahnya ketrampilan menyusun teks ulasa pada siswa Kelas XII IPS 4 dimungkinkan karena pengaruh beberapa faktor internal dan eksternal. Faktor internal terlihat pada kurang terampilnya siswa mempergunakan ejaan dan memilih kata sehingga penyusunan kalimat masih banyak mengalami kesalahan. Faktor eksternal muncul dari pemilihan strategi dan pendekatan yang digunakan guru. Guru masih terikat pada pola pembelajaran tradisional dan monoton. Kondisi seperti ini dapat menghambat para siswa untuk aktif dan kreatif sehingga menyebabkan rendahnya kualitas siswa. Sistem pembelajaran dengan pendekatan tradisional yang masih diterapkan guru tidak mampu menciptakan anak didik yang diidamkan, terutama untuk bidang keterampilan menyusun teks ulasan. Pembelajaran dengan metode peta konsep(Mind Mapping) merupakan konsep baru. Metode peta konsep (Mind Mapping) adalah metode mencatat kreatif yang memudahkan kita mengingat banyak informasi. Konsep belajar inilah yang diharapkan dapat mengatasi kesulitan dalam menyusun teks ulasan . Hasil akhir dari penelitian ini adalah dengan permasalahan yang sangat spesifik sekali yaitu perilaku kurangnya ketrampilan menyusun teks ulasan , maka dalam proses dan jangka waktu yang tidak pendek, metode pembelajaran peta konsep tersebut berdampak positif bagi siswa yaitu siswa yang tersebut bisa meningkatkan ketrampilan menyusun teks ulasan. Terbukti pada perolehan hasil belajar siswa yang terus meningkat dari pra siklus hingga siklus 2. Pada pra siklus di mana pembelajaran masih menggunakan metode ceramah siswa yang mampu tuntas belajar hanya sejumlah 8 siswa, kemudian pada siklus 1 peneliti menerapkan metode pembelajaran peta konsep, dan hasil dari siklus 1 adalah terdapat 13 siswa yang tuntas belajar. Pada siklus 2 masih dengan metode pembelajaran peta konsep maka seluruh siswa Kelas XII IPS 4 yang berjumlah 20 siswa dapat mencapai ketuntasan belajar.

Kata Kunci : Kemampuan Menyusun Teks Ulasan , Metode Pembelajaran Peta Konsep
Download PDF

MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR TEMA PERISTIWA ALAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTU MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 009 KAMPUNG PULAU TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Oleh:
Yunizar
SDN 009 Kampung Pulau

ABSTRAK
Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menggunakan tema dalam mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa (Effendi, 2009: 129). Trianto (2010: 78) menyatakan bahwa pembelajaran tematik dimaknai sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu, dalam pembahasannya tema itu ditinjau dari berbagai mata pelajaran. Guru jarang menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan cara meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 009 Kampung Pulau Tahun Pelajaran 2018/2019 dalam pembelajaran Tematik (2) menjelaskan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantu Multimedia dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 009 Kampung Pulau Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode pembelajarannya adalah Model pembelajaran Kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantu Multimedia, yaitu pembelajaran yang menekankan pada siswa untuk menemukan sendiri hasil belajarnya. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Teknik analisa data menggunakan deskripsi kuantitatif, yaitu dengan melihat hasil pengamatan dan refleksi tentang peningkatan aktivitas belajar siswa berupa nilai siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada tahap pra siklus, siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pada kelas I semester II SD Negeri 009 Kampung Pulau yang berjumlah 25 siswa ternyata dari siklus ke siklus hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Dari 48% siswa yang tuntas menjadi 72% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 100%. Dengan penerapan teori dalam pembelajaran, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I semester II SD Negeri 009 Kampung Pulau Tahun Pelajaran 2018/2019, dengan prosentase ketuntasan 100%. Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa implementasi model kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantu multimedia dapat dikatakakan efektif dalam meningkatkan pemahaman pengetahuan siswa terhadap pembelajaran hasil belajar Tematik pada siswa kelas I Semester genap Tahun Pelajaran 2018/2019 SD Negeri 009 Kampung Pulau.

Download PDF

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA MERAWAT HEWAN DAN TUMBUHAN MELALUI PENGGUNAAN METODE KERJA KELOMPOK DAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 009 KAMPUNG PULAU TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Oleh:
Umi Kalsum
SDN 009 Kampung Pulau

ABSTRAK
Berbagai upaya pembelajaran telah dilakukan oleh peneliti untuk meningkatkan nilai prestasi tematik terutama tema merawat hewan dan tumbuhan. Upaya pembelajaran itu di antaranya menyuruh siswa mengerjakan LKS, Menyuruh beberapa siswa untuk maju mengerjakan soal dari guru, dan memberikan PR kepada siswa. Namun semua itu belum dapat meningkatkan nilai prestasi siswa. Siswa justru merasa bosan dan tidak tertarik mengikuti pelajaran tematik. Berawal dari masalah tersebut, maka peneliti berusaha menerapkan satu teknik pembelajaran yang dianggap mampu meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pembelajaran tematik dengan tema merawat hewan dan tumbuhan.
Berdasarkan hasil ulangan formatif siswa dalam pembelajaran tematik dengan tema merawat hewan dan tumbuhan di kelas II semester genap SD Negeri 009 Kampung Pulau hanya ada 11 siswa (50%) dari 22 siswa kelas II yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Dalam proses kegiatan belajar mengajar yang berlangsung, suasana di kelas terlihat tidak kondusif. Banyak siswa yang tidak fokus terhadap materi pelajaran. Bahkan tidak ada siswa yang bertanya mengenai materi yang diajarkan kepada guru. Setelah diadakan tes formatif hasil yang dicapai tidak seperti yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan sebagai berikut: Siswa menjadi lebih antusias dan termotivasi dalam belajar tematik. Pada kelas II semester II SD Negeri 009 Kampung Pulau yang berjumlah 22 siswa ternyata dari siklus ke siklus hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Dari 50% siswa yang tuntas menjadi 72,73% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 100%. Dengan penerapan Metode Kerja Kelompok Dan Media Gambar dalam pembelajaran, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II semester genap SD Negeri 009 Kampung Pulau Tahun Pelajaran 2018/2019, dengan prosentase ketuntasan 100%.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Metode Kerja Kelompok Dan Media Gambar
Download PDF

PENGGUNAAN METODE CONCEPT MAPPING BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA PANAS DAN PERPINDAHANNYA SISWA KELAS V SD NEGERI 009 KAMPUNG PULAU TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Oleh:
Siti Rahel
SDN 009 Kampung Pulau

ABSTRAK
Pembelajaran tematik terpadu merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai muatan pelajaran ke dalam berbagai tema. Berdasarkan hasil refleksi, guru belum menggunakan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif, kurang maksimal memanfaatkan media pembelajaran, siswa kurang antusias dan pasif dalam mengikuti pembelajaran, hasil belajar Tematik Tema Panas dan Perpindahannya rendah dengan ketuntasan 45%. Peneliti bersama tim kolaborasi menetapkan alternatif tindakan dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui penerapan strategi Concept Mapping Berbantu Media Powerpoint. Rumusan masalah yang ditetapkan adalah apakah melalui strategi Concept Mapping Berbantu Media Powerpoint dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar dalam pembelajaran Tematik Tema Panas dan Perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 009 Kampung Pulau? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar dalam pembelajaran Tematik Tema Panas dan Perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 009 Kampung Pulau. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas melalui strategi Concept Mapping Berbantu Media Powerpoint.
Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan 1 kali pertemuan tiap siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 009 Kampung Pulau. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 20 dengan kategori cukup, siklus II memperoleh skor 28 dengan kategori baik dan pada siklus III memperoleh skor 34 dengan kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 20,67 kategori baik, pada siklus II memperoleh rata-rata skor 24,43 kategori baik dan pada siklus III memperoleh rata-rata skor 26,52 kategori sangat baik. (3) Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I 66,67% , meningkat pada siklus II menjadi 80,95%, dan meningkat pada siklus III menjadi 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui strategi Concept Mapping Berbantu Media Powerpoint dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Tematik Tema Panas dan Perpindahannya pada siswa kelas V. Saran bagi guru adalah strategi Concept Mapping berbantuan powerpoint diharapkan dapat menjadi solusi dalam melaksanakan pembelajaran Tematik Tema Panas dan Perpindahannya di kelas V.

Kata Kunci: Metode Concept Mapping, Media Powerpoint, Hasil Belajar
Download PDF

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG HITUNG CAMPURAN MELALUI PERMAINAN ANGKA TERTEMPEL SISWA KELAS VI MIN 23 ACEH UTARA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Oleh:
Rosmaniah
MIN 23 Aceh Utara

ABSTRAK
Yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah berdasarkan observasi yang dilakukan ditemukan atau nampak bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran masih kurang. Hal itu ditunjukan dari 18 siswa, masih banyak kurang serius karena sebagian besar siswa ada yang melakukan aktifitas sendiri, seperti: berbicara sendiri dengan teman sebelahnya, bermain pengaris dan pergi ke toilet tanpa ijin. Dalam memperhatikan penjelasan dari guru, keaktifan dalam menanggapi pertanyaan dari guru atau mengajukan pertanyaan kepada guru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dari latar belakang masalah tersebut kemudian dirumuskan masalah sebagai berikut: apakah permainan angka tertempel mampu meningkatkan hasil belajar tentang hitung campuran siswa kelas VI MIN 23 Aceh Utara semester I tahun pelajaran 2018/2019?
Tujuan secara umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa tentang hitung campuran dalam proses pembelajaran Matematika menggunakan strategi pembelajaran melalui permainan angka tertempel pada siswa kelas VI MIN 23 Aceh Utara tahun 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Hasil penelitian dari masing-masing siklus meningkat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa peningkatan keaktifan siswa, rata-rata pra siklus 66,94. Pada siklus I hasil belajar mengalami peningkatan menjadi 78,06, dan siklus II mengalami peningkatan lagi menjadi 84,44. Sementara peningkatan hasil belajar siswa yang sudah memenuhi nilai ketuntasan, yaitu pra siklus sebesar 50%. Pada siklus I mengalami peningkatan, yaitu menjadi 77,78% dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 100%.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Permainan Angka Tertempel
Download

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS X IIS 4 PROGRAM LINTAS MINAT MA NEGERI 1 PATI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Oleh:
Herlina Susilowati
MAN 1 Pati

ABSTRAK
Kimia merupakan konsep pembelajaran alam dan mempunyai hubungan yang sangat luas terkait dengan kehidupan manusia. Pembelajaran Kimia sangat berperan dalam proses pendidikan dan juga perkembangan teknologi, karena Kimia memiliki upaya untuk membangkitkan minat manusia serta kemampuan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemahaman tentang alam semesta yang mempunyai banyak fakta yang belum terungkap dan masih bersifat rahasia sehingga hasil penemuannya dapat dikembangkan menjadi ilmu pengetahuan alam yang baru dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode kerja kelompok dan media gambar. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IIS 1 MAN 1 Pati tahun pelajaran 2019/2020. Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskripsi yang meliputi data penyajian data, dan penerikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil uraian dari kondisi awal, diskripsi hasil siklus I, dan diskripsi siklus II mengalami peningkatan. Hal ini dapat diketahui dari perbandingan minat belajar Kimia siswa mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari hasil angket pada pra tindakan yang mengalami peningkatan bila dibandingkan hasil angket pada akhir tindakan. Rata-rata minat belajar siswa yang awalnya adalah 66,11% berada pada ketegori cukup, pada akhir tindakan menjadi 76,18% berada pada kategori baik.
Berdasarkan hasil yang diperoleh selama melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan selama 2 siklus disimpulkan bahwa adanya perubahan yang tejadi pada siswa terbukti dengan meningkatnya minat belajar yang diikuti dengan meningkatnya hasil prestasi belajar siswa pada materi materi pokok Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur dalam pelajaran Kimia.

Kata Kunci: Contextual Teaching And Learning, Minat Belajar
Download PDF

Belum ada Komentar untuk JURNAL PTK UNTUK GURU

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait JURNAL PTK UNTUK GURU

JURNAL INSPIRATOR GURU

JURNAL INSPIRATOR GURU

T 29 Mei 2020 F A aankurn

Volume 2 Nomor 4, Mei 2020ISSN: 2654-2536 PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA (MEMBACA) MELALUI PEMBELAJARAN KELOMPOK (PARTISIPATIF) SISWA KELAS I SD NEGERI 79/I TELUK TAHUN PELAJARAN 2019/2020Oleh:Endang YuliawatiSDN 79/I Teluk ABSTRAKPeningkatan ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan prestasi belajar Bahasa... Selengkapnya

MENJURNALKAN PTK UNTUK KENAIKAN PANGKAT

MENJURNALKAN PTK UNTUK KENAIKAN PANGKAT

T 29 Mei 2020 F A aankurn

Volume 2 Nomor 3, Maret 2020ISSN: 2654-2536 PELAKSANAAN WORKSHOP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN STRATEGI DAN MODEL PEMBELAJARAN PADA GURU-GURU SMA NEGERI 5 MALINAU TAHUN PELAJARAN 2018/2019 SEMESTER IOleh:Fransiskus HamijoyoSMAN 5 Malinau ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses... Selengkapnya

JURNAL PTK ISSN

JURNAL PTK ISSN

T 28 Mei 2020 F A aankurn

Volume 2 Nomor 2, Januari 2020ISSN: 2654-2536 MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKIDAH AKHLAK MATERI SIFAT TAWAKKAL DAN IKHTIYAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII F MTsN 1 SUBANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Oleh:Iin IrmayantiMTsN Subang ABSTRAKPada pra... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi TIM kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.